Semua Orang Bisa Kreatif (?)

box

Banyak “hal besar” terjadi karena satu kata ini. KREATIF! ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

written By: KaosPositips

T-shirt design by: http://www.kaospositips.com

info/order: PinBB 7eba8b4f | SMS/WA: 081213701820 | kaospositips@gmail.com

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

 Pesawat terbang, tak akan tercipta jika Wright bersaudara tak mengerahkan segala upaya kreatifnya, yang juga didahului oleh pemikiran kreatif, bahwa manusia bisa terbang seperti burung – makhluk bersayap itu.

Bentuk bangunan, mungkin akan begitu-begitu saja, dengan atap, tembok, pintu dan jendela, jika tak ada unsur kreativitasnya. Keong Mas – bangunan serupa bentuk hewan yang sering ditemukan di sawah atau kolam-kolam ikan – tak akan tercipta tanpa kreativitas. Atau, tak mungkin ada bentuk bangunan serupa kotak-kotak yang disusun tak beraturan, miring ke kiri dan ke kanan, seperti yang bisa kita lihat di gedung EX Plaza – Senayan, yang – sayangnya – kini sudah tak difungsikan lagi.

 

Sayangnya, menjadi KREATIF tak semudah membalik telapak tangan. Tapi… bukannya tidak mungkin dilakukan, loh!

 

Anne LeClaire penulis buku Listening Below the Noise: A Meditation on the Practice of Silence punya satu cara untuk meningkatkan kreativitas, yaitu DIAM.

Ia mengatakan, “Ketika Anda diam, lebih mudah untuk mengenali kembali pengetahuan-pengetahuan yang selama ini telah Anda endapkan”. Bagaimanapun, kehidupan yang dipenuhi dengan tugas dan pekerjaan, mengurangi kemampuan berpikir. “Kesibukan Anda tak menyisakan ruang untuk kreativitas,” ungkap LeClaire.

 

Kreativitas juga bisa muncul dari kegiatan BERANGAN-ANGAN, karena dengan mudahnya – secara mental – kita bisa berpindah dari tema yang satu ke tema yang lain, bahkan memindahkan diri kita dari satu masa ke masa yang lain (masa lalu, sekarang, dan masa mendatang). “Seorang yang berangan-angan akan sering menemukan dan “mengalami” pemikiran-pemikiran yang sama sekali baru dan bahkan mengejutkan, yang membawanya pada kreativitas,” jelas  Josie Glausiusz, penulis “Devoted to Distraction”.

 

Jadi, sudah siap untuk jadi kreatif?

Advertisements

Think Out of the Box

sesekali, keluar jalur, enggak biasa, sedikit “gila”, bikin aturan main baru, itu bisa bikin hidup makin seru loh!!

think out of the box~~~~~~~~~~

written by: Veronica Sri Utami

T Shirt: Think Out of The Box

design by: kaospositips.com

for order/info, please contact: 081213701820 | pin 7eba8b4f | kaospositips@gmail.com

~~~~~~~~~~~~~~~~

Suatu hari, seorang ibu mengajari anaknya permainan “kertas, gunting batu”. Tahu kan? Mainan yang menggunakan tangan, yang dibentuk menyerupai batu (dengan mengepalkan tangan), menyerupai kertas (dengan merentangkan tangan dan menghadap ke bawah), sementara gunting, dengan menekuk tiga jari selain jari telunjuk dan jadi tengah).

Permainan ini mirip dengan suit, seperti yang umum dikenal. Batu menang melawan gunting, gunting menang melawan kertas, kertas menang melawan batu.

Selesai mengajari cara dan aturan mainnya, mulailah mereka mempraktikkan permainan ini. Dalam beberapa kali mencoba, ternyata si anak sudah bisa menangkap “prosedur” (halah!) permainannya.

Sampai saat ibu dan anak itu mengulang permainan ini untuk kesekian kalinya, si anak mengeluarkan “jurus” yang aneh.

Tangannya dikepal, tapi jempolnya diangkat. sang ibu – kebetulan – memilih jadi “batu” dengan mengepalkan tangan.

“Yeyy! Kita sama!!” kata si ibu.

“enggak Bu, menang aku dong!” sahut si anak cepat.

“Kok Gitu?” si ibu kebingungan. Kan sama-sama batu, pikirnya, karena kedua tangan mereka sama-sama mengepal.

Ternyata…..eh, ternyata……

“Ini bukan batu bu. Ini bom!” kata anak itu, “Lihat deh bu, ini beda kan sama batu. Ini ada bomnya, yang jempolku ini sumbunya,” anak kecil cerdas itu menjelaskan sambil menunjukkan bentuk tangannya. “jadi aku menang kan Bu, batu-nya ibu pasti bakalan hancur lebur kan bu kalau kena bom aku?!” serang si kecil itu lagi.

“Ahhhh…. Kamu ih!!!!! Namanya aja permainan batu – gunting – kertas, mana ada pilihan bomnya?!” kata si ibu, dengan wajah pura-pura enggak terima. Padahal mungkin ia merasa geli ditambah sedikit tercengang, merasa “dikalahin” anak kecil.

Dalam hati, sang ibu mengagumi pikiran si anak yang begitu “kilat”-nya, mencari bentuk tangan alternatif untuk mengalahkan ibunya ini.

Dan tentu saja, sang ibu mengakui “kemenangan” kreativitas anaknya.

Dan yang terjadi selanjutnya adalah, permainan mereka berdua jadi lebih asyik, lebih seru, dan lebih menantang .

Karena tidak hanya ada gunting yang menang karena bisa memotong kertas, atau batu yang menang karena gunting tak bisa menghancurkannya.

Dalam permainan hari itu, bisa jadi ada bola yang kalah sama jarum, karena kalau kena jarum bolanya bisa kempes, atau kambing yang kalah lawan kepiting karena kesakitan dicubit-cubit terus, ada piring yang kalah melawan kayu, burung yang kalah melawan hujan, dan sebagainya dan sebagainya.

Seru kan?!

Ada ide lain??

Berpikir kreatif yuk!! 🙂

mau tahu caranya berpikir kreatif?? Ada di sini ya….

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Mau berkomentar? mau ikutan bikin ide kreatif? mau order kaos? mau tanya, mau minta info?  silakan isi form kontak ini ya…..